logo Kompas.id
UtamaMulai Tahun Depan Musim Kemarau Lebih Kering dan Panas

Mulai Tahun Depan Musim Kemarau Lebih Kering dan Panas

Curah hujan selama musim kemarau akan turun 20 persen. Suhu udara juga bakal meningkat. Upaya-upaya mitigasi bencana akibat perubahan iklim itu perlu disiapkan lebih dini.

Oleh
FAJAR RAMADHAN
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/ABDULLAH FIKRI ASHRI

Petugas Upaya Khusus Padi Jagung dan Kedelai Kementerian Pertanian Wilayah Jawa Barat mengecek lahan yang kekeringan di Desa Windujaya, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, Selasa (25/6/2019). Mulai tahun depan, musim kemarau diprediksi akan lebih kering dan panas.

JAKARTA, KOMPAS — Mulai tahun 2020 hingga 10 tahun ke depan, musim kemarau di Indonesia diprediksi akan lebih kering dan panas. Upaya-upaya mitigasi bencana sebagai dampak perubahan iklim itu perlu disiapkan lebih dini. Di antaranya mitigasi kekeringan dan mencegah kebakaran hutan dan lahan yang selalu terjadi setiap kali musim kemarau.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi, musim kemarau pada periode 2020-2030 lebih panas dibandingkan dengan periode 2006-2016. Khususnya pada Juni-Agustus, curah hujan diperkirakan turun rata-rata sebesar 20 persen.

Editor:
Antonius Ponco Anggoro
Bagikan