logo Kompas.id
NusantaraJejak Terurai dari Peluru Kaliber 9 Milimeter

Jejak Terurai dari Peluru Kaliber 9 Milimeter

Meninggalnya dua mahasiswa di Kendari, Sulawesi Tenggara, saat unjuk rasa pada Kamis lalu membawa penyelidikan besar.

Oleh SAIFUL RIJAL YUNUS
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/SAIFUL RIJAL YUNUS

Sebuah selongsong peluru yang ditemukan di sekitar lokasi meninggalnya dua peserta aksi ditunjukkan mahasiswa, pada Jumat (27/9/2019) malam. Hingga Sabtu (28/9) siang, sebanyak dua selongsong ditemukan mahasiswa dan tiga selongsong serta sebuah proyektil ditemukan oleh aparat. Sejumlah pihak meminta agar penyelidikan meninggalnya dua mahasiswa ini dilakukan dengan terbuka dan diselesaikan hingga tuntas.

BRUK!! Seorang mahasiswa peserta aksi ambruk. Randi (22), mahasiswa itu, memegang dada kanan, tepat setelah letusan menyalak beruntun hingga lima kali. Luka selebar 0,9 milimeter di bawah ketiak kiri menjadi penyebab ia kehilangan nyawa. Sejumlah selongsong peluru kaliber 9 milimeter, juga sebuah proyektil dengan ukuran sama, ditemukan setelahnya.

Jelang siang, Kamis (26/9/2019), demonstrasi ribuan mahasiswa di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, berlangsung. Aksi mahasiswa dari sejumlah kampus hingga anak STM ini menuntut pembatalan sejumlah produk legislasi nasional yang dianggap bermasalah akut. Mereka menyampaikan orasi, menyanyikan bait perjuangan, dan membentangkan protes di sekitar Gedung DPRD Sultra.

Editor: Mohamad Final Daeng
Bagikan
Memuat data..