logo Kompas.id
OlahragaJaga Kondisi Tubuh, Kunci Jelang Lomba

Jaga Kondisi Tubuh, Kunci Jelang Lomba

Sprinter andalan Indonesia Lalu Muhammad Zohri mulai beradaptasi dengan kondisi cuaca di Doha yang bisa menyebabkan dehidrasi, menjelang Kejuaraan Dunia Atletik 2019.

Oleh ADRIAN FAJRIANSYAH & Yulia Sapthiani
· 1 menit baca
Memuat data...
REUTERS/FABRIZIO BENSCH

Stadion Internasional Khalifa, Doha, Qatar, Selasa (24/9/2019), tempat penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Atletik, 27 September-6 Oktober 2019, berada di daerah gurun pasir dengan cuaca panas. Kondisi cuaca itu menuntut atlet lebih jeli dalam mengatur pola latihan dan asupan makanan serta cairan, supaya tetap bisa tampil maksimal saat perlombaan.

DOHA, KAMIS - Sehari menjelang tampil dalam penyisihan lari 100 meter putra Kejuaraan Dunia Atletik 2019 di Stadion Internasional Khalifa, Doha, Qatar, Jumat (27/9/2019) malam WIB, pelari Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, menjaga kondisi tubuh di tengah panasnya suhu udara. Tidak melakukan latihan berlebihan di luar ruangan dan menjaga asupan cairan adalah komponen utama yang dilakukan.

Zohri memang pernah tampil di Doha, yakni pada Kejuaraan Asia Atletik 2019, April. Namun, cuaca di Doha ketika itu cukup bersahabat dengan suhu 21-33 derajat Celcius dan kelembaban sekitar 50 persen. Pada September-Oktober, cuaca Doha cukup berat untuk orang yang tidak tinggal di kawasan gurun pasir, yakni 25-39 derajat celcius dan kelembaban sekitar 52 persen.

Editor: agungsetyahadi
Bagikan
Memuat data..