logo Kompas.id
MetropolitanLagi, Pencari Suaka Timbulkan Dilema

Lagi, Pencari Suaka Timbulkan Dilema

Pencari suaka yang menduduki trotoar di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, kembali menimbulkan dilema dalam penanganan. Kendati mulai menimbulkan gangguan ketertiban, Pemerintah DKI Jakarta belum menindak tegas mereka.

Oleh Irene Sarwindaningrum
· 1 menit baca

JAKARTA, KOMPAS — Pencari suaka yang menduduki trotoar di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, kembali menimbulkan dilema dalam penanganan. Kendati mulai menimbulkan gangguan ketertiban, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum menindak tegas karena alasan kemanusiaan.

Memuat data...
KOMPAS/IRENE SARWINDANINGRUM

Pencari suaka dan pengungsi asing yang kembali menempati trotoar Kebon Sirih, Jakarta Pusat, di dekat Kantor UNHCR, Selasa (17/9/2019), untuk menuntut penempatan di tempat yang memadai.

Sekitar 81 pencari suaka dan pengungsi asing, termasuk anak-anak, dibiarkan menggelar tikar dan tinggal di trotoar di Jalan Kebon Sirih. Mereka juga masih mendirikan tenda untuk tidur malam hari di halaman kantor-kantor sekitar Menara Ravindo, tempat kantor Komisi Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi (UNHCR).

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Agnes Rita
Bagikan
Memuat data..