logo Kompas.id
NusantaraDua dari Empat Bayi Kembar Meninggal karena Gangguan Paru

Dua dari Empat Bayi Kembar Meninggal karena Gangguan Paru

Dua dari empat bayi kembar yang lahir di Rumah Sakit Mohammad Hoesin, Palembang, Sumatera Selatan, meninggal pada Selasa (10/9/2019) malam.

Oleh RHAMA PURNA JATI
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/RHAMA PURNA JATI

Petugas Rumah Sakit Mohammad Hoesin, Palembang, Sumatera Selatan, sedang melakukan penindakan pada dua dari empat bayi kembar, Rabu (11/9/2019). Dua bayi meninggal karena pembentukan paru-paru yang belum sempurna.

PALEMBANG, KOMPAS — Dua dari empat bayi kembar yang lahir di Rumah Sakit Mohammad Hoesin, Palembang, meninggal pada Selasa (10/9/2019) malam. Mereka meninggal karena gangguan pernapasan lantaran pembentukan paru-paru yang belum matang.

Kasus bayi kembar empat sudah beberapa kali terjadi di rumah sakit ini. Terakhir, tahun lalu, empat bayi kembar lahir, tapi satu di antaranya meninggal.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Siwi Yunita
Bagikan
Memuat data..