logo Kompas.id
NusantaraRatusan Bilik Huntara di Sulteng Tak Ditempati

Ratusan Bilik Huntara di Sulteng Tak Ditempati

Sebanyak 915 kamar atau bilik hunian sementara untuk penyintas gempa bumi di Sulawesi Tengah tak ditempati.

Oleh Videlis Jemali
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/VIDELIS JEMALI

Tampak unit hunian sementara yang tak ditempati di Desa Kalawara, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sulteng, Kamis (22/8/2019). Huntara tak ditempati karena penyintas lebih memilih tinggal di rumahnya yang telah diperbaiki pascagempa 28 September 2018.

SIGI, KOMPAS - Sebanyak 915 kamar atau bilik hunian sementara untuk penyintas gempa bumi di Sulawesi Tengah tak ditempati. Hal itu disebabkan perencanaan yang tak matang soal penerima manfaat atau penghuni hingga masih belum terjaminnya fasilitas penunjang hunian.

Hunian sementara (huntara) yang tak ditempati tersebut antara lain di Desa Pandere dan Desa Kalawara, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sulteng. Semua huntara dirancang berbentuk rumah panggung dengan konstruksi utama papan lapis dan baja ringan.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Mohamad Final Daeng
Bagikan
Memuat data..