logo Kompas.id
MetropolitanDinilai Bukan Penyebab Kemacetan, Sepeda Motor Tak Dikenai Ganjil Genap

Dinilai Bukan Penyebab Kemacetan, Sepeda Motor Tak Dikenai Ganjil Genap

Perluasan sistem ganjil genap dalam berkendara di Ibu Kota dipastikan tidak akan meliputi sepeda motor. Kendaraan roda dua diyakini bukan menjadi sumber kemacetan.

Oleh NIKOLAUS HARBOWO / AGUIDO ADRI
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO

Kondisi lalu lintas yang macet di Jalan Pramuka, Jakarta Timur, saat dimulainya sosialisasi penerapan peraturan ganjil-genap, Kamis (8/8/2019). Jalan Pramuka merupakan satu di antara 16 ruas jalan di wilayah DKI Jakarta yang mulai 9 September menerapkan pembatasan kendaraan melalui peraturan ganjil genap. Peraturan tersebut dijalankan untuk mengurangi kemacetan di Ibu Kota.

JAKARTA, KOMPAS — Perluasan sistem ganjil genap dalam berkendara di Ibu Kota dipastikan tidak akan meliputi sepeda motor. Kendaraan roda dua diyakini bukan menjadi sumber kemacetan.

Walau demikian, pergerakan sepeda motor tetap patut dikendalikan agar ke depan tidak mengganggu lalu lintas di jalur ganjil genap yang baru.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Pascal S Bin Saju
Bagikan
Memuat data..