logo Kompas.id
NusantaraMereka Mau Pindah dari Pantai, tapi Tak Ingin di Huntara

Mereka Mau Pindah dari Pantai, tapi Tak Ingin di Huntara

Gempa bumi berkekuatan 69 skala Richter yang mengguncang Pandeglang Banten Jumat 282019 telah membuat warga ketakutan Mereka ingin meninggalkan tempat tinggalnya yang rawan bencana atau membangun rumah yang kokoh tetapi keinginan tersebut terkendala kemampuan finansial Di Desa Teluk K

Oleh FAJAR RAMADHAN/PRAYOGI DWI SULISTYO
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Fajar Ramadhan

Sejumlah warga di Desa Tanjung, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang saat ini tinggal tepat 25 meter dari bibir pantai. Mereka siap untuk pindah rumah namun terhalang kondisi finansial. Foto diambil pada Minggu (4/8/2019)

Gempa bumi berkekuatan 6,9 skala Richter yang mengguncang Pandeglang, Banten, Jumat (2/8/2019), telah membuat warga ketakutan. Mereka ingin meninggalkan tempat tinggalnya yang rawan bencana atau membangun rumah yang kokoh, tetapi keinginan tersebut terkendala kemampuan finansial.

Di Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Pandeglang, misalnya. Warga ingin tinggal jauh dari pesisir pantai agar bisa hidup mereka lebih tenang. Namun, mereka tak memiliki biaya untuk membangun rumah di tempat yang baru.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Pascal S Bin Saju
Bagikan
Memuat data..