logo Kompas.id
NusantaraRekanan PT Dok dan Perkapalan Surabaya Dituntut 18,5 Tahun Penjara

Rekanan PT Dok dan Perkapalan Surabaya Dituntut 18,5 Tahun Penjara

Antonius Aris Saputra, rekanan PT Dok dan Perkapalan Surabaya (DPS) dalam proyek pengadaan galangan reparasi kapal, dituntut hukuman maksimal 18 tahun dan 6 bulan penjara. Terdakwa dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan korupsi sehingga mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 61 miliar ekuivalen 4,5 juta dollar AS.

Oleh RUNIK SRI ASTUTI
· 0 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/RUNIK SRI ASTUTI

Terdakwa Antonius Aris Saputra, rekanan BUMN PT Dok dan Perkapalan Surabaya, saat sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya, Rabu (31/7/2019).

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Memuat data..