logo Kompas.id
EkonomiBantuan Pangan Nontunai Dorong Diversifikasi Pangan

Bantuan Pangan Nontunai Dorong Diversifikasi Pangan

Program bantuan pangan nontunai menyalurkan uang senilai Rp 110.000 ke setiap rumah tangga penerima bantuan setiap bulan melalui rekening bank. Uang itu dapat digunakan untuk membeli berbagai bahan pangan di e-warong yang disediakan sebagai sarana pencairan bantuan sosial.

Oleh Erika Kurnia
· 1 menit baca

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita bersama Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Budi Waseso dalam pembukaan Rapat Koordinasi Bantuan Sosial Pangan di Jakarta, Kamis (4/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS - Program bantuan pangan bontunai yang dikelola Kementerian Sosial disiapkan untuk mengganti program subsidi beras sejahtera sepenuhnya pada akhir 2019. Program ini diharapkan mendukung kebijakan pemerintah mengenai diversifikasi pangan dengan menyediakan alternatif bahan makanan pokok yang disalurkan melalui e-warong untuk keluarga penerima Kartu Keluarga Sejahtera.

"Dalam rangka mengedepankan prinsip efisiensi dan 6T (tepat sasaran, waktu, jumlah, harga, kualitas, dan administrasi), pemerintah akan mengubah subsidi pangan Beras Sejahtera menjadi bantuan pangan nontunai," kata Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita dalam pembukaan Rapat Koordinasi Bantuan Sosial Pangan di Jakarta, Kamis (4/7/2019).

Editor: Hamzirwan Hamid
Bagikan
Memuat data..