logo Kompas.id
β€Ί
Utamaβ€ΊIntrusi Air Laut Bisa Meluas...
Iklan

Intrusi Air Laut Bisa Meluas di Bali

Pengambilan air bawah tanah di Pulau Bali makin masif, terutama di wilayah-wilayah wisata pesisir. Air bawah tanah tersebut juga terus menurun kualitasnya karena ada intrusi air laut.

Oleh
AYU SULISTYOWATI
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/7BoRro4Vpc1CTxRKurouj4Dpacw=/1024x576/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F07%2FIMG_20190703_132449_657_1562131515.jpg
KOMPAS/AYU SULISTYOWATI

Pemandangan pantai di Sanur, Denpasar, saat sore 16 Juni 2019. Air lautnya mulai masuk ke air bawah tanah dengan radius sekitar 500 meter dari bibir pantai.

DENPASAR, KOMPAS β€” Pengambilan air bawah tanah di Pulau Bali makin masif, terutama di wilayah-wilayah wisata pesisir. Air bawah tanah tersebut juga terus menurun kualitasnya karena adanya intrusi air laut.

Bidang Energi Sumber Daya Mineral Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali memperkirakan air laut sudah memasuki air bawah tanah wilayah pesisir Bali bagian selatan. Setidaknya 20 persen dari 3.000 titik sudah terindikasi terintrusi air laut. Radius intrusi mencapai 500 meter mulai dari bibir pantai.

Editor:
Siwi Yunita
Bagikan