logo Kompas.id
RisetSurveiMenanti Putusan Mahkamah Konstitusi

Menanti Putusan Mahkamah Konstitusi

Persidangan Mahkamah Konstitusi yang menangani perkara perselisihan hasil pemilihan umum PHPU presiden 2019 dipandang publik berjalan transparan dan independen Publik menantikan keputusan Mahkamah Konstitusi yang seadil-adilnya di tengah perbedaan penilaian terhadap substansi pemeriksaan perkara

Oleh TOPAN YUNIARTO/ LITBANG KOMPAS
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/HERU SRI KUMORO

Pihak termohon, Komisi Pemilihan Umum, menunjukkan dan menyerahkan alat bukti kepada hakim MK saat sidang sengketa perselisihan hasil pemilu Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Jajak pendapat Kompas pada 19-20 Juni 2019 diselenggarakan saat sidang Mahkamah Konstitusi (MK) masih berlangsung. Dari jajak pendapat terekam fenomena publik cukup antusias menyimak jalannya sidang MK. Mayoritas responden (72,7 persen) menyatakan menyaksikan sidang MK melalui media massa, dengan 18 persen di antaranya menyatakan sangat sering. Sementara 54,7 persen responden menyatakan kadang- kadang menyimak sidang MK itu tersebut.

Selama sidang berlangsung, publik juga menilai bahwa hakim konstitusi yang menangani perkara PHPU presiden terdiri atas hakim yang memiliki independensi dan integritas yang kuat dalam menangani sengketa hasil pemilihan presiden (pilpres). Keyakinan tersebut dinyatakan oleh mayoritas responden, yakni 70,5 persen.

Editor:
Bagikan
Memuat data..