logo Kompas.id
UtamaDestinasi Domestik Kalah...

Destinasi Domestik Kalah Bersaing

Penjualan paket wisata dalam negeri terpuruk akibat mahalnya tiket penerbangan. Perusahaan perjalanan dan wisata kini lebih memilih mempromosikan paket wisata luar negeri yang jauh lebih murah dibandingkan dengan wisata dalam negeri. Pemerintah diminta mencari solusi agar pariwisata Nusantara tidak terpuruk.

Oleh
NIKSON SINAGA
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/lAo2QPbswHhK3SdwYun2YWIteqs=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F06%2FIMG_0585_1560859110.jpg
KOMPAS/NIKSON SINAGA

Gerai penjualan paket perjalanan dan wisata tampak sepi di Medan, Sumatera Utara, Selasa (18/6/2019). Perusahaan perjalanan dan wisata terpuruk akibat kenaikan harga tiket pesawat. Untuk dapat bertahan, mereka memilih mempromosikan paket wisata luar negeri yang kini jauh lebih murah.

MEDAN, KOMPAS — Penjualan paket wisata dalam negeri terpuruk akibat mahalnya tiket penerbangan. Perusahaan perjalanan dan wisata kini lebih memilih mempromosikan paket wisata luar negeri yang jauh lebih murah dibandingkan dengan wisata dalam negeri. Pemerintah diminta mencari solusi agar pariwisata Nusantara tidak terpuruk.

”Omzet agen perjalanan dan wisata menurun rata-rata 50 persen akibat kenaikan harga tiket penerbangan domestik. Untuk dapat bertahan, kami lebih memilih mempromosikan destinasi luar negeri yang lebih kompetitif untuk dijual,” kata Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan dan Wisata Indonesia Sumatera Utara Solahuddin Nasution, di Medan, Selasa (18/6/2019).

Editor:
Cornelius Helmy Herlambang
Bagikan