logo Kompas.id
MetropolitanPolusi Udara Kian Buruk, Presiden dan Tiga Kepala Daerah Digugat

Polusi Udara Kian Buruk, Presiden dan Tiga Kepala Daerah Digugat

JAKARTA KOMPAS Polusi udara di DKI Jakarta kian memprihatinkan Sumber polusi disebut tak hanya berasal dari Ibu Kota tetapi juga dari dua daerah di sekitarnya Atas dugaan kelalaian menangani polusi udara itu tiga kepala daerah sejumlah menteri dan Presiden akan digugat ke Pengadilan Tata

Oleh NIKOLAUS HARBOWO
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/NIKOLAUS HARBOWO

Juru Kampanye Iklim dan Energi dari Greenpeace Indonesia, Bondan Andriyanu, dalam konferensi pers ”Gugatan Warga untuk Udara Bersih” di Jakarta, Selasa (18/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS — Polusi udara di DKI Jakarta kian memprihatinkan. Sumber polusi disebut tak hanya berasal dari Ibu Kota, tetapi juga dari dua daerah di sekitarnya. Atas dugaan kelalaian menangani polusi udara itu, tiga kepala daerah, sejumlah menteri, dan Presiden akan digugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta.

Gugatan yang akan diajukan pada akhir Juni 2019 itu berupa gugatan warga negara (citizen law suit). Tujuan gugatan itu adalah pemerintah harus dapat membuat kebijakan dan rencana aksi konkret yang lebih terarah dan terkoordinasi antardaerah sekitar untuk memulihkan kualitas udara.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Hendriyo Widi
Bagikan
Memuat data..