logo Kompas.id
UtamaASEAN Perlu Intensifkan Dialog...

ASEAN Perlu Intensifkan Dialog dengan Myanmar

Oleh
ELSA EMIRIA LEBA
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/HmlY8lijWAZxUC_6H2Dw3EX-rfs=/1024x768/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F06%2FTHAILAND-MYANMARROHINGYA_80494980_1560784321.jpg
DEPARTMENT OF NATIONAL PARKS WILDLIFE AND PLANT CONSERVATION/HANDOUT VIA REUTERS

Para perempuan Rohingya berkumpul di sebuah pantai setelah perahu yang mereka tumpangi dan membawa lebih dari 60 pengungsi Rohingya ditemukan terdampar di Pulau Rawi di Taman Nasional Tarutao di Provinsi Satun, Thailand, yang berbatasan dengan Malaysia, 11 Juni 2019.

ASEAN dituntut mengintensifkan dialog dengan Myanmar agar hasil penilaian kebutuhan awal repatriasi pengungsi Rohingya bisa ditindaklanjuti. Repatriasi butuh waktu enam tahun.

JAKARTA, KOMPAS -- Repatriasi warga Rohingya, yang saat ini masih berada di pengungsian di Bangladesh untuk kembali ke Myanmar, memerlukan sejumlah syarat agar berhasil. Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara atau ASEAN perlu mengintensifkan dialog dengan Myanmar dalam penyelesaian kasus Rohingya.

Editor:
samsulhadi
Bagikan