Ilmu Pengetahuan & TeknologiWalhi Mengadu ke Presiden

Walhi Mengadu ke Presiden

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia mengadukan Kementerian Koordinator Perekonomian karena dinilai menghalangi keterbukaan data dan informasi terkait hak guna usaha perkebunan kelapa sawit. Apabila data ini terus ditutup, berbagai konflik agraria yang menjadi perhatian Presiden serta dibahas dalam rapat-rapat terbatas tak akan kunjung selesai.

Oleh ICHWAN SUSANTO
· 0 menit baca
Memuat data...

Warga di Negara, Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan, sejak turun-temurun mengusahakan rawa gambut menjadi tempat bercocok tanam semangka, ubi, dan kacang-kacangan saat musim kemarau dan menangkap ikan saat musim hujan. Namun, irama kehidupan masyarakat setempat kini terganggu aktivitas perkebunan sawit yang sejak tahun 2008 menggunakan ruang hidup masyarakat itu dengan cara mengeringkan dan menggunakan pupuk/obat perkebunan yang diduga menyebabkan pencemaran air dan tanah. Foto diambil pada 11 Januari 2017.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Yovita Arika
Memuat data..