logo Kompas.id
KesehatanRokok Elektrik Jadi Ancaman Baru

Rokok Elektrik Jadi Ancaman Baru

Rokok elektrik bukan solusi untuk membantu seseorang berhenti merokok. Penggunaannya justru menjadi ancaman baru bagi kesehatan masyarakat. Bahan karsinogenik yang terkandung pada rokok elektrik dapat memicu kerusakan sel penyebab kanker.

Oleh DEONISIA ARLINTA
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/RADITYA HELABUMI

Papan bertuliskan larangan merokok di lingkungan kampus terpasang di Kampus II Universitas Tarumanagara, Jakarta, Kamis (2/3/2017).

JAKARTA, KOMPAS — Rokok elektrik bukan solusi untuk membantu seseorang berhenti merokok. Penggunaannya justru menjadi ancaman baru bagi kesehatan masyarakat. Bahan karsinogenik yang terkandung pada rokok elektrik dapat memicu kerusakan sel penyebab kanker. Nikotin di dalamnya pun bisa menyebabkan ketergantungan.

Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Sally Aman Nasution, di Jakarta, Selasa (14/5/2019), menyatakan, rokok elektrik sama bahayanya dengan rokok konvensional. Pajanan rokok elektrik dapat memengaruhi gen sirkandian yang mengatur fisiologis tubuh.

Editor: Emilius Caesar Alexey
Bagikan
Memuat data..