logo Kompas.id
EkonomiJangan Hanya Memindahkan Pemerintahan

Jangan Hanya Memindahkan Pemerintahan

Rencana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke luar Jawa diharapkan tidak hanya memindahkan fungsi pemerintahan. Namun, harus pula menyertakan pembangunan industri.

Oleh Sharon Patricia
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/DIONISIUS REYNALDO TRIWIBOWO

Presiden Joko Widodo saat mengunjungi salah satu wilayah yang disiapkan untuk lokasi ibu kota yang baru, yang berada di Desa Tumbang Talaken, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Rabu (8/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS — Rencana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke luar Jawa dinilai dapat menjadi solusi untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi daerah-daerah di luar Jawa. Untuk itu, harus ada langkah-langkah yang disiapkan pemerintah guna memastikan hal itu terjadi selain dibutuhkan pula konsistensi dari pemerintah.

”Usulan pemindahan ibu kota harus memiliki skenario berkaitan dengan teori efek ganda yang juga membahas dampak atas pusat pertumbuhan ekonomi. Apakah pemindahan ibu kota ke wilayah Kalimantan akan memberikan dampak perkembangan bagi wilayah lain, misalnya Sulawesi dan Papua?,” kata Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad saat dihubungi Kompas, Sabtu (11/5/2019).

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Antonius Ponco Anggoro
Bagikan
Memuat data..