logo Kompas.id
Politik & HukumJangan Tergesa-gesa meski Target Akhir 2019

Jangan Tergesa-gesa meski Target Akhir 2019

&nbsp&nbsp JAKARTA KOMPAS - Meski Dewan Perwakilan Rakyat bertekad menuntaskan Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana pada akhir September mendatang pembahasan RKUHP tersebut diharapkan tak terburu-buru Pasalnya masih ada sejumlah pasal di RKUHP yang kontroversial di masyarakat RKUHP t

Oleh Satrio Pangarso Wisanggeni
· 1 menit baca
Memuat data...
SHARON UNTUK KOMPAS

Dari kanan, Praktisi Kesehatan, Mitra Kadarsih; Dosen Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon, Abdul Muiz Ghazali; Perwakilan Persaudaraan Korban Napza Indonesia (PKNI), Imanuel Sembiring; dan Peneliti Institute for Criminal Justice Reform (ICJR), Maidina Rahmawati. Mereka yang tergabung dalam Aliansi Nasional Reformasi KUHP bersepakat untuk mengusulkan agar ada pembahasan ulang secara bertahap terhadap RKUHP dan harus melibatkan banyak pihak, Jakarta, Minggu (29/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS - Meski Dewan Perwakilan Rakyat bertekad menuntaskan Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana pada akhir September mendatang, pembahasan RKUHP tersebut diharapkan tak terburu-buru. Pasalnya, masih ada sejumlah pasal di RKUHP yang kontroversial di masyarakat.

RKUHP tercatat sebagai salah satu rancangan undang-undang penting dan lama yang dibahas di DPR, khususnya dalam Program Legislasi Nasional 2014-2019. Pembahasan RKUHP diperpanjang hingga 16 kali masa sidang atau sekitar empat tahun sejak 2015.

Editor:
Bagikan
Memuat data..