logo Kompas.id
UtamaPertajam Rekornas Dua Kali dan...

Pertajam Rekornas Dua Kali dan Medali Perak Asia, Bukti Kecepatan Zohri

Oleh
Johanes Waskita Utama
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/mBqHz6f_9M4gcO1BjrPA_oTRCgc=/1024x1365/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F04%2FWhatsApp-Image-2019-04-22-at-22.53.51_1555948994.jpeg
HUMAS PB PASI

Sprinter nasional berusia 18 tahun, Lalu Muhammad Zohri  (kiri), bersama pelatih sprint PB PASI, Eni Nuraini, mengacungkan jempol setelah Zohri memecahkan rekor nasional 100 meter dengan catatan waktu 10,15 detik pada semifinal 2 Kejuaraan Asia Atletik di Doha, Qatar, Senin (22/4/2019). Pada final yang berlangsung Selasa (23/4) dini hari WIB, Zohri kembali mempertajam rekornas menjadi 10,13 detik dan meraih medali perak.

DOHA, SENIN — Perlu waktu hampir 10 tahun bagi dunia atletik Indonesia menanti kehadiran seorang pelari jarak pendek yang mampu memecahkan rekor nasional lari 100 meter putra. Rekornas yang diciptakan Suryo Agung Wibowo pada SEA Games Laos 2009 itu, yang juga menjadikannya manusia tercepat di Asia Tenggara, akhirnya dipecahkan oleh anak muda asal Lombok, Lalu Muhammad Zohri.

Zohri mencatat waktu 10,15 detik pada semifinal kedua nomor 100 meter Kejuaraan Asia Atletik 2019 di Doha, Qatar, Senin (22/4/2019) malam. Pelajar yang baru menyelesaikan ujian sekolah menengah atas ini berlari 0,02 detik lebih cepat daripada rekor lama Suryo, yakni 10,17 detik. Dengan hasil itu, Zohri menjadi pelari kedua tercepat dari delapan pelari yang lolos ke final, hanya kalah dari sprinter Jepang, Yoshihide Kiryu.

Editor:
Bagikan