logo Kompas.id
InternasionalSri Lanka Cabut Jam Malam, Jumlah Korban Tewas Melonjak Jadi 290 Orang

Sri Lanka Cabut Jam Malam, Jumlah Korban Tewas Melonjak Jadi 290 Orang

COLOMBO SENIN Aparat Sri Lanka mencabut jam malam yang diberlakukan selepas serangkaian pengeboman pada Minggu 2142019 Meskipun demikian aparat tetap meminta semua pihak waspada pada kemungkinan serangan lanjutan Sri Lanka diguncang serangkaian pengeboman di beberapa gereja dan hotel

Oleh Kris Mada
· 1 menit baca
Memuat data...
PHOTO BY MOHD RASFAN/AFP

Aparat keamanan berjaga-jaga di luar Gereja Santo Antonius di Colombo, Sri Lanka, Senin (22/4/2019), sehari setelah gereja itu dihantam serangkaian ledakan bom.

COLOMBO, SENIN — Aparat Sri Lanka mencabut jam malam yang diberlakukan selepas serangkaian pengeboman pada Minggu (21/4/2019). Meskipun demikian, aparat tetap meminta semua pihak waspada pada kemungkinan serangan lanjutan.

Sri Lanka diguncang serangkaian pengeboman di beberapa gereja dan hotel. Dalam pengumuman pada Senin (22/4/2019), disebut total 290 orang tewas dan 500 orang lainnya terluka akibat serangan itu. Kementerian Luar Negeri Sri Lanka menyebutkan, di antara korban tewas, sedikitnya terdapat 37 warga asing.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Muhammad Samsul Hadi
Memuat data..