logo Kompas.id
UtamaPenanggulangan Hoaks di Sisi Teknologi dan Budaya

Penanggulangan Hoaks di Sisi Teknologi dan Budaya

Oleh
Ingki Rinaldi
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/HERU SRI KUMORO

Kaos sebagai sarana kampanye antihoaks atau berita bohong dikenakan jajaran pejabat Polda Metro Jaya saat mendeklarasikan gerakan antihoaks di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (12/3). Deklarasi ini sebagai upaya dan komitmen kepolisian agar masyarakat terbebas dari berita bohong yang dinilai bisa memecah persatuan bangsa.

JAKARTA, KOMPAS - Produksi dan persebaran konten yang disinformatif dan misinformatif, atau disebut begitu saja sebagai hoaks di sebagian platform  media sosial, cenderung telah meresahkan dalam beberapa waktu terakhir. Upaya pemberantasannya menghadapi sejumlah tantangan, terutama menjelang kontestasi politik di ajang Pemilu 2019.

Pengajar Program Pascasarjana Ilmu Komunikasi Departemen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Indonesia, Dr. Firman Kurniawan Sudjono yang ditemui pada Rabu (27/3/2019)  petang hingga malam di Jakarta menyebutkan, kondisi khusus setiap negara dalam upaya penanggulangan hoaks mestilah diperhatikan. Ini jika dikaitkan peran sentral platform media sosial dalam mengatasi hal tersebut lewat rekayasa teknologi yang mereKa ciptakan.

Editor:
Bagikan