logo Kompas.id
NusantaraNTT Bertekad Menjadi Produsen Garam Nasional

NTT Bertekad Menjadi Produsen Garam Nasional

Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bertekad menjadi produsen garam nasional yang saat ini kebutuhannya masih dipenuhi dari impor. Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menargetkan provinsinya dapat mengirim satu juga metrik ton garam setiap tahun ke seluruh Indonesia.

Oleh Kornelis Kewa Ama
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/KORNELIS KEWA AMA

Gubernur NTT Viktor Laiskodat (tengah, topi biru tua) saat meninjau lokasi yang hendak dibangun tambak garam di Malaka, seluas 300 hektar ole PT Inti Daya Kencana, Rabu (28/3/2019). Laiskodat berharap, tahun 2019/2020 NTT bisa kirim 1 juta metrik garam guna mencukupi kebutuhan garam nasional.

MALAKA, KOMPAS- Provinsi Nusa Tenggara Timur bertekad menjadi produsen garam nasional yang saat ini kebutuhannya masih dipenuhi dari impor. Potensi tambak garam yang besar provinsi itu dengan produknya yang merupakan salah satu garam terbaik nasional sudah banyak dilirik investor.

“Saatnya NTT berkontribusi untuk Indonesia. Selama ini NTT selalu bergantung dari pusat dalam membangun daerah ini. Target kami, harus bisa kirim satu juta  ton garam guna memenuhi kebutuhan garam nasional. Saat ini Indonesia mengimpor garam dari luar negeri 3,7 juta ton per tahun,” kata Gubernur Nusa Tengggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat saat meninjau tambak garam yang dikelola PT Inti Daya Kencana, di Malaka, Rabu (27/3/2019).

Editor: Aufrida Wismi Warastri
Bagikan
Memuat data..