logo Kompas.id
UtamaKoes Plus yang (Tetap) Plus

Koes Plus yang (Tetap) Plus

Oleh
Johnny TG
· 1 menit baca

Bagaimana menceritakan rasanya jatuh cinta remaja tahun ’60-an? Ada rasa jantung berdebar setiap melihat sang pujaan melintas. Mungkin ini yang digambarkan oleh Koes Plus dalam lagu ”Dheg Dheg Plas” yang sekaligus menjadi album pertama Koes Plus di tahun 1969. Lihat sebagian liriknya: ”Pernah kucium remaja tujuh belas... suatu hari waktu di dalam kelas... seakan kulupa tiada bernafas... kumerasa terbang hatiku... dheg dheg plas... dheg dheg plas... dheg dheg plas... dheg dheg plas...”.

KOMPAS
Tahun 2019, Koes Plus genap 50 tahun, atau tahun emas. Penetapan ini pas jika berpijak pada tahun 1969 sebagai masa penyematan nama Koes Plus. Cerita Koes Plus ternyata tidak bisa terlepas dari masa sebelum tahun 1969. Mari kita menelusuri Koes Plus dan personel-personelnya dalam rentang waktu.

Terlahir dari keluarga yang senang musik, Koeswoyo memiliki anak-anak yang gemar bermusik: Djon, Tony, Nomo, Yon, dan Yok. Mereka awalnya membentuk band Koes Bross, dari kata Koes Brothers (1962), dengan personel Djon, Tony, Nomo, Yon, dan Yok. Karena dirasa nama bandnya kebarat-baratan, mereka sepakat menggantinya menjadi Koes Bersaudara.

Editor:
Bagikan