logo Kompas.id
OpiniTajuk RencanaPeran Pers di Tengah Perubahan

Peran Pers di Tengah Perubahan

Masyarakat pers Indonesia kembali merayakan Hari Pers Nasional hari ini dengan sejumlah perubahan besar yang menggugat makna media Tantangan terbesar media konvensionalkoran televisi dan radioadalah tetap relevan di tengah banjir informasi yang tersebar secara digital Kehadiran media

· 1 menit baca

Tantangan terbesar media konvensional—koran, televisi, dan radio—adalah tetap relevan di tengah banjir informasi yang tersebar secara digital. Kehadiran media digital telah membuat informasi hadir tanpa batas dan dapat diakses dengan bebas. Hal lain adalah kehadiran berbagai aplikasi media sosial yang lahir bersamaan dengan telepon pintar. Teknologi tersebut semakin memudahkan setiap orang menyebarkan pendapat dan informasi dengan bebas. Sempat lahir istilah jurnalisme warga, setiap orang dapat menghadirkan informasi berdasarkan fakta di dekatnya.

Pada sisi lain, teknologi digital ikut mempercepat menyebarnya fenomena post truth: tarikan emosi dan keyakinan pribadi lebih berpengaruh dalam membentuk opini publik dibandingkan dengan fakta obyektif. Terkadang opini pribadi bahkan menjadi lebih lantang daripada fakta dan mempertanyakan opini tersebut dianggap menyerang pribadi.

Pers di mana-mana di dunia mencoba merespons perubahan tersebut. Media konvensional meluaskan medium penyampaian beritanya ke platform digital. Seperti disebutkan Marshall McLuhan, ilmuwan komunikasi, setiap medium membawa pesannya sendiri dan isi suatu medium adalah medium yang lain. Isi atau konten media cetak, misalnya, adalah kata-kata tertulis dan isi dari kata-kata tertulis adalah hasil suatu proses berpikir yang dituangkan secara nonverbal.

Editor:
Bagikan
Memuat data..