logo Kompas.id
EkonomiIndustri Ponsel Berpeluang Isi Celah Dampak Perang Dagang

Industri Ponsel Berpeluang Isi Celah Dampak Perang Dagang

JAKARTA KOMPAS Pemerintah berusaha mendorong peningkatan volume produksi telepon seluler dalam negeri Efek perang dagang antara Amerika Serikat dan China dapat dimanfaatkan untuk menggenjot produksi ponsel Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian Janu Suryant

Oleh MEDIANA
· 1 menit baca
Memuat data...

Beberapa jenis telepon seluler mutakhir produksi China. Produsen-produsen China semakin agresif membidik pasar telepon pintar untuk kalangan atas.

JAKARTA, KOMPAS — Pemerintah berusaha mendorong peningkatan volume produksi telepon seluler dalam negeri. Efek perang dagang antara Amerika Serikat dan China dapat dimanfaatkan untuk menggenjot produksi ponsel.

Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian Janu Suryanto, Minggu (20/1/2019), di Jakarta, mengatakan, industri perakitan dan penyedia layanan manufaktur elektronik terus memproduksi ponsel pintar menyesuaikan kewajiban tingkat komponen dalam negeri (TKDN). Dia mengklaim, setiap tahunnya, volume produksi masih besar.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Mukhamad Kurniawan
Bagikan
Memuat data..