logo Kompas.id
Ilmu Pengetahuan & TeknologiPresiden Diminta Hentikan Kriminalisasi Aktivis Lingkungan

Presiden Diminta Hentikan Kriminalisasi Aktivis Lingkungan

JAKARTA KOMPAS Sepanjang 2018 sebanyak 62 pejuang lingkungan masih mengalami kriminalisasi di sejumlah daerah di Indonesia Untuk itu Wahana Lingkungan Hidup Indonesia mengajukan somasi kepada presiden agar Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dapat diimplementasikan de

Oleh Evy Rachmawati
· 1 menit baca
Memuat data...
ERIKA KURNIA UNTUK KOMPAS

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) mengadakan temu media untuk menyampaikan upaya somasi terhadap presiden untuk menuntut diadakannya peraturan yang mencegah kriminalisasi terhadap pejuang lingkungan, Jumat (28/12/2018), di Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS — Sepanjang 2018, sebanyak 62 pejuang lingkungan masih mengalami kriminalisasi di sejumlah daerah di Indonesia. Untuk itu, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia mengajukan somasi kepada presiden agar Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dapat diimplementasikan dengan baik.

”Kriminalisasi yang dilakukan aparat penegak hukum negara membuat sebagian pejuang lingkungan kini dipenjara, ditetapkan statusnya sebagai tersangka, dan sebagian masih menjalani proses sidang,” kata pengampanye Walhi Nasional, Dwi Sawung, dalam temu media di Jakarta, Jumat (28/12/2018).

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Memuat data..