logo Kompas.id
UtamaTsunami Selat Sunda Bisa Dimitigasi

Tsunami Selat Sunda Bisa Dimitigasi

Oleh
Ahmad Arif
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/RIZA FATHONI

Pantauan udara garis pantai di kawasan Banten yang terdampak tsunami dari pesawat Cessna 208B Grand Caravan milik maskapai Susi Air, Minggu (23/12/2018). Bencana itu menimbulkan ratusan korban jiwa, sebagian luka-luka dan korban hilang, serta kerusakan pada gedung-gedung, permukiman, hingga kapal nelayan. Penanganan darurat dampak bencana terus dilakukan pihak BNPB bersama TNI, Polri, Basarnas, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kementerian PUPR, Kementerian ESDM, dan lembaga terkait bersama pemerintah daerah.

JAKARTA, KOMPAS — Tsunami yang melanda pesisir Banten dan Lampung terjadi tanpa peringatan dini sehingga memicu banyaknya korban jiwa. Kejadian ini menjadi pelajaran penting mengingat tingginya risiko tsunami dari Selat Sunda.

​Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Dwikorita Karnawati, Minggu (23/12/2018), mengatakan, tsunami yang melanda pesisir Banten dan Lampung pada Sabtu (22/12/2018) malam tidak dipicu oleh aktivitas tektonik karena tidak terekam adanya gempa bumi sebelumnya. Keterangan ini sekaligus mengoreksi keterangan lembaga ini sebelumnya yang menyebutkan yang terjadi adalah gelombang pasang.

Editor:
Bagikan