logo Kompas.id
UtamaData Perikanan agar...

Data Perikanan agar Didetailkan

Oleh
ICHWAN SUSANTO
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/hxl1m1vNMFNjnanGPaCaHOqbFD4=/1024x576/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2018%2F09%2F20180904JOG-Ikan-Muara-Angke-2.jpg
KOMPAS/JOHANES GALUH BIMANTARA

Pembeli ikan menimbang ikan tangkapan nelayan di Pelabuhan Perikanan Muara Angke, Jakarta Utara, Selasa (4/9/2018). Cuaca di perairan utara Pulau Jawa, termasuk di utara Jakarta, sedang memburuk setidaknya dalam dua pekan terakhir. Akibatnya, tangkapan nelayan berkurang dan harga ikan menanjak.

JAKARTA, KOMPAS—Data stok perikanan yang menggunakan pendekatan jenis-jenis ikan umum tidak bisa menjadi pijakan akurat dalam pengambilan kebijakan pengelolaan di perairan tersebut. Kementerian Kelautan dan Perikanan didorong memfasilitasi pendetailan stok jenis ikan pada level spesies, minimal pada ikan-ikan target penangkapan.

Stok ikan terakhir, menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), mencapai 12,5 juta ton. Angka ini jauh meningkat dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya 7,3 juta dan 9,3 juta ton. Data stok ikan ini hanya dibagi menjadi ikan pelagis besar, ikan pelagis kecil, ikan demersal, ikan karang, udang penaeid, lobster, kepiting, rajungan, dan cumi-cumi. Penggolongan ini terlalu umum sehingga sulit menjadi pijakan bagi pengelolaan wilayah penangkapan ataupun wilayah konservasi.

Editor:
Bagikan