logo Kompas.id
β€Ί
Utamaβ€ΊMantan Presiden Interpol...
Iklan

Mantan Presiden Interpol Dituduh Bahayakan Partai dan Kepolisian China

Oleh
ROBERT ADHI KSP
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/eSIOA6S1YH5Atg7p387BJEwRdO0=/1024x682/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2018%2F10%2F20181005AFP-Meng-Hongwei_1538757503.jpg
FP PHOTO/ROSLAN RAHMAN

Dalam arsip foto yang diambil pada 4 Juli 2017, Meng Hongwei, Presiden Interpol, memberikan sambutan dalam pembukaan Kongres Dunia Interpol di Singapura. Kepolisian Perancis pada Jumat (5/10/2018) mengumumkan melakukan investigasi atas laporan hilangnya Presiden Interpol Meng Hongwei sejak akhir September 2018. Pemerintah China, Senin (8/10/2018), mengumumkan telah menahan Meng karena terlibat kasus suap dan korupsi.

Meng Hongwei (64 tahun) baru dua tahun menjalankan perannya sebagai Presiden Interpol/ICPO (International Criminal Police Organization) yang bermarkas di Lyon, Perancis. Meng terpilih dalam Sidang Umum Ke-85 Interpol di Bali, Indonesia, pada 10 November 2016. Seharusnya Meng masih memimpin organisasi kepolisian dan penegak hukum yang beranggotakan 192 negara di seluruh dunia itu sampai 2020.

Namun, kabar mengejutkan datang dari Lyon. Sekretariat Jenderal Interpol melalui akun Twitter-nya, Minggu (7/10/2018), menyatakan Presiden Interpol Meng Hongwei mengundurkan diri dan Sekretariat Jenderal Interpol menerima pengunduran diri Meng. Interpol akan memilih presiden baru dalam Sidang Umum Ke-87, November 2018.

Editor:
Bagikan