logo Kompas.id
InternasionalKacang Mete Tak Lagi Dihidangkan di Pesawat Setelah Presiden Murka

Kacang Mete Tak Lagi Dihidangkan di Pesawat Setelah Presiden Murka

&nbspMaskapai penerbangan nasional Sri Lanka Srilankan Airlines tidak lagi menghidangkan kacang mete setelah Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena marah besar karena dirinya disuguhi kacang mete dalam penerbangan pulang dengan pesawat Srilankan Airlines ke Colombo dari Kathmandu Nepal

Oleh Myrna Ratna
· 1 menit baca
Memuat data...
PRAKASH MATHEMA / AFP

Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena (tengah) mendapat sambutan saat mendarat di Bandar Udara Internasional Tribhuvan untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Ke-4 Inisiatif Teluk Benggala untuk Kerja Sama Ekonomi dan Teknik Multisektoral atau Bay of Bengal Initiative for Multi-Sectoral Technical and Economic Cooperation (BIMSTEC) di Kathmandu, Nepal, 29 Agustus 2018.

Maskapai penerbangan nasional Sri Lanka, Srilankan Airlines, tidak lagi menghidangkan kacang mete setelah Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena marah besar karena dirinya disuguhi kacang mete dalam penerbangan pulang dengan pesawat  Srilankan Airlines ke Colombo dari Kathmandu, Nepal.

”Ketika pulang dari Kathmandu, saya disuguhi kacang mete. Rasanya begitu buruk. Saya yakin, anjing saja tak akan mau memakannya,” kata Sirisena kepada para petani yang ditemuinya di Sri Lanka.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Memuat data..