logo Kompas.id
โ€บ
Utamaโ€บSektor Manufaktur Nasional dan...
Iklan

Sektor Manufaktur Nasional dan Masalah-masalah Latennya

Oleh
Banu Astono
ยท 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/OTa5G5U1FijSiJqERyuvUUVoqOE=/1024x576/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2018%2F07%2F20180517_ENGLISH-BLBI_A_web.jpg
KOMPAS/RADITYA HELABUMI

Teller menunjukkan uang dollar AS di PT Bank Negara Indonesia (Persero), Jakarta, Rabu (16/5/2018). Dalam laporan Badan Pusat Statistik terkait inflasi periode Januari-Mei 2018 dinyatakan bahwa pelemahan rupiah tidak berdampak pada inflasi. Pelemahan rupiah baru berdampak terhadap inflasi jika terjadi dalam waktu setahun.

Menguatnya nilai tukar dollar Amerika Serikat di atas Rp 13.000 per dollar AS dalam waktu yang panjang jadi pukulan telak bagi  industri manufaktur nasional yang sudah lama dihantam masalah-masalah klasik yang tak terselesaikan secara komprehensif. Berbagai kasus laten yang membelit pelaku industri dibiarkan terus hidup tanpa penyelesaian berarti.

Pengusaha terus dibelit masalah demo buruh, tuntutan kenaikan upah yang terus terjadi tanpa peningkatan produktivitas, mahalnya harga energi dan pasokan untuk industri yang terbatas, serta perilaku birokrasi yang tak melayani menjadi pelengkap penderitaan dunia usaha.

Editor:
Bagikan