logo Kompas.id
Ilmu Pengetahuan & TeknologiRadikalisme Jadi Ancaman Baru Keluarga

Radikalisme Jadi Ancaman Baru Keluarga

JAKARTA KOMPAS Tantangan keluarga Indonesia kian berat Di masa lalu ancaman ketahanan keluarga umumnya berupa kenakalan remaja penyalahgunaan obat-obatan terlarang atau seks pranikah Kini intoleransi dan radikalisme jadi ancaman baru yang membuat banyak keluarga kehilangan anaknya

Oleh M Zaid Wahyudi
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Wisnu Widiantoro

Satu keluarga asyik menikmati berolahraga di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (11/12). Hari bebas kendaraan bermotor tidak hanya dimanfaatkan kaum muda, tetapi juga oleh orang tua untuk mengajak anak mereka berolahraga.

JAKARTA, KOMPAS — Tantangan keluarga Indonesia kian berat. Di masa lalu, ancaman ketahanan keluarga umumnya berupa kenakalan remaja, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, atau seks pranikah. Kini, intoleransi dan radikalisme jadi ancaman baru yang membuat banyak keluarga ”kehilangan” anaknya.

Bagi sebagian kelompok radikal, keluarga atau orangtua yang tak mendukung pergerakan sah ditinggalkan. ”Mereka yang di luar kelompok dikategorikan sebagai pihak yang tak benar meski itu adalah orangtua atau keluarga asal,” kata dosen dan peneliti psikologi terorisme Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta, Gazi Saloom, Minggu (1/7/2018).

Editor:
Bagikan
Memuat data..