logo Kompas.id
OlahragaMematahkan Belenggu Psikologis

Mematahkan Belenggu Psikologis

&nbsp Piala Dunia sering menjadi kisah para pahlawan yang jatuh Dewa-dewa bola gagal membangun harmoni saat menjadi pusat gravitasi tim Di Piala Dunia kolektivitas ada di atas segalanya EKATERINBURG SELASA Sepak bola sering disejajarkan dengan perang Bangsa melawan bangsa dalam

· 1 menit baca

Piala Dunia sering menjadi kisah para pahlawan yang jatuh. Dewa-dewa bola gagal membangun harmoni saat menjadi pusat gravitasi tim. Di Piala Dunia, kolektivitas ada di atas segalanya.

EKATERINBURG, SELASA — Sepak bola sering disejajarkan dengan perang. Bangsa melawan bangsa dalam kesebelasan. Konsekuensinya identik, kalah bisa berujung kematian mimpi. Inilah yang kini dihadapi Jerman, Meksiko, Swedia, dan Korea Selatan pada laga terakhir Grup F Piala Dunia Rusia 2018. Setiap tim dalam tekanan besar dengan dilematika yang sebagian telah mengerak, seperti Meksiko.

Skuad ”El Tri” telah distigma sebagai tim gagal. Sebagian menyebut Meksiko ”el equipo del ya merito” alias tim spesialis nyaris. Mereka memiliki akar sepak bola yang kuat, bermain dengan spirit tinggi, tetapi selalu terjungkal pada laga-laga krusial. Momok besar yang belum bisa mereka kalahkan adalah belenggu quinto partido, laga kelima, alias perempat final yang terakhir mereka capai saat menjadi tuan rumah tahun 1986.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Memuat data..