logo Kompas.id
โ€บ
Sosokโ€บMeimura, Menyerahkan Hidup...
Iklan

Meimura, Menyerahkan Hidup untuk Ludruk

Meimura masih terkenang ketika ludruk menjadi media perjuangan di masa Cak Durasim. Tokoh penting masyarakat Jawa Timur ini selalu dikejar-kejar karena syair-syair yang ia ciptakan menyuarakan tentang perlawanan.

Oleh
PUTU FAJAR ARCANA
ยท 1 menit baca
Meimura
ARSIP PRIBADI

Meimura

Ludruk bagi Meimura (60) adalah seni menjalani hidup. Kesenian ini tak hanya memberinya kesempatan hidup dekat dengan rakyat, tetapi merasakan pahit perjuangan untuk menyuarakan kebenaran dan keadilan. Ketika pandemi Covid-19 merebak pada awal tahun 2020, ia turun ke pasar-pasar berbagi masker dan literasi tentang pagebluk.

Ada dua misi kemanusiaan yang dibawa Meimura ketika turun ke pasar-pasar di mana rakyat berkumpul setiap hari. Pertama-tama, sebagai orang panggung ia ingin rakyat memperoleh simpati dalam serba keterbatasan seperti yang dipersyaratkan oleh pemerintah. โ€Pedagang yang punya belag dan bisa sewa kios, may ndak masalah beli masker. Tetapi pedagang yang gelar di jalan, mana mungkin mampu. Hidupnya susah,โ€ kata Meimura dari Surabaya, Kamis (12/5/2022).

Editor:
MOHAMMAD HILMI FAIQ
Bagikan