logo Kompas.id
RisetKorupsi Membayangi Kinerja...

Korupsi Membayangi Kinerja Penegakan Hukum

Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Jokowi–Amin di bidang penegakan hukum berada di titik kritis. Pemberantasan korupsi, suap, dan jual beli kasus hukum paling banyak membuat publik kecewa.

Oleh
RANGGA EKA SAKTI/LITBANG KOMPAS
· 1 menit baca
Pengusaha Samin Tan menuju mobil tahanan seusai diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung KPK, Jakarta, Senin (12/4/2021). Samin merupakan tersangka kasus suap kepada bekas anggota DPR, Eni Maulani Saragih, dalam pengurusan terminasi kontrak perjanjian karya pengusahaan pertambangan batubara PT Asmin Koalindo Tuhup di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Namun, pada Juni 2022, Samin Tan divonis bebas oleh Mahkamah Agung di tingkat kasasi.
KOMPAS/HERU SRI KUMORO (KUM)

Pengusaha Samin Tan menuju mobil tahanan seusai diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung KPK, Jakarta, Senin (12/4/2021). Samin merupakan tersangka kasus suap kepada bekas anggota DPR, Eni Maulani Saragih, dalam pengurusan terminasi kontrak perjanjian karya pengusahaan pertambangan batubara PT Asmin Koalindo Tuhup di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Namun, pada Juni 2022, Samin Tan divonis bebas oleh Mahkamah Agung di tingkat kasasi.

Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam bidang penegakan hukum berada di titik kritis. Pemberantasan korupsi, suap, dan kasus jual beli hukum menjadi yang paling banyak dikecewakan publik.

Menurunnya tingkat kepuasan publik di bidang hukum ini tampak dari hasil survei Kompas, Juni ini. Tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-Amin di bidang penegakan hukum berada di kisaran 57,5 persen. Angka ini mengalami penurunan cukup dalam, yakni sebesar 8,4 persen, dibandingkan dengan masa survei Januari 2022.

Editor:
MADINA NUSRAT
Bagikan