logo Kompas.id
RisetSurvei Litbang ”Kompas”:...
Iklan

Survei Litbang ”Kompas”: Gejolak Politik Mengikis Apresiasi Publik

Situasi politik yang menghangat di tengah gejolak kenaikan harga meningkatkan ketidakpuasan publik pada pemerintah. Pemerintah perlu lebih bijak mengelola isu-isu strategis yang bisa memengaruhi psikologi masyarakat.

Oleh
ANDREAS YOGA PRASETYO
· 1 menit baca
Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin menjawab pertanyaan wartawan seusai dilantik menjadi Presiden-Wakil Presiden dalam Sidang Umum MPR di Kompleks Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019).
KOMPAS/HERU SRI KUMORO (KUM)

Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin menjawab pertanyaan wartawan seusai dilantik menjadi Presiden-Wakil Presiden dalam Sidang Umum MPR di Kompleks Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Meningkatnya ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah di bidang politik dan keamanan tergambar dari hasil survei Kompas Juni 2022. Secara umum, tingkat kepuasan publik di bidang polkam tercatat 73,1 persen atau turun 4,5 persen dibandingkan dengan Januari 2022 (77,6 persen), tetapi lebih tinggi daripada Oktober 2021 (70,8 persen).

Dilihat dari hasil survei sepanjang periode kedua pemerintahan Joko Widodo, angka penilaian kinerja polkam kali ini sebenarnya masih tergolong ”lumayan”. Angka saat ini bahkan sama dengan penilaian publik pada Januari 2015 saat triwulan pemerintahan dinilai masih dalam masa ”euforia” pemilu presiden (pilpres) dan lebih tinggi daripada penilaian pada Maret-Oktober 2019.

Editor:
ANTONIUS PONCO ANGGORO
Bagikan