logo Kompas.id
RisetLinimasaMenggalang Dana Atlet, dari Porkas hingga APBN

Menggalang Dana Atlet, dari Porkas hingga APBN

Agar prestasi olahraga terus meningkat dan kesejahteraan atlet semakin membaik, perlu niat baik dari pemerintah dan DPR untuk menambah anggaran pembinaan dan kesejahteraan atlet.

Oleh Andreas Yoga Prasetyo
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Heru Sri Kumoro

Suasana Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/8/2021). Rapat paripurna tersebut beragendakan penyampaian pandangan fraksi-fraksi atas RUU tentang pertanggungjawaban atas pelaksanaan pemandangan umum fraksi-fraksi atas RUU APBN 2020 dan penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi atas RUU APBN 2022 beserta Nota Keuangan. Rapat digelar secara daring dan luring.

Minimnya dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) membuat pemerintah, KONI, dan induk organisasi olahraga memutar strategi menggalang dana atlet. Penggalangan dana bagi pembinaan dan kesejahteraan atlet dilakukan dengan berbagai cara sejak dulu, mulai dari kupon undian hingga donasi.

Secara umum, anggaran ini juga minim jika dibandingkan dengan total anggaran negara. Dari keseluruhan anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga sebesar Rp 1,18 triliun pada 2020,  nilainya tidak sampai 1 persen dari total anggaran negara.

Editor: Toto Suryaningtyas
Bagikan
Memuat data..