logo Kompas.id
RisetLinimasaSoe Hok Gie, Universitas Indonesia, dan Gelombang Surut Demokrasi

Soe Hok Gie, Universitas Indonesia, dan Gelombang Surut Demokrasi

Tulisan Soe Hok Gie di Kompas 55 tahun silam perlu kembali dimaknai dalam konteks kekinian. Soe Hok Gie mengingatkan kita bahwa lingkungan universitas harus tetap independen dan bebas dari intervensi politik.

Oleh Dedy Afrianto
· 1 menit baca

Agustus 1966, Soe Hok Gie, mahasiswa Ilmu Sejarah Universitas Indonesia, pernah menulis di harian Kompas bertajuk “Antara Kemerdekaan Intelektuil dan Instruksi Partai”.

Melalui tulisan ini, Gie menyoroti persoalan di China yang melakukan gerakan pembersihan intelektual demi kepentingan politik. Tulisan Soe Hok Gie seakan menjadi alarm bagi kaum intelektual di Indonesia untuk berhati-hati pada pusaran kepentingan politik elite.

Tulisan Soe Hok Gie dimuat dalam dua seri pada Sabtu, 20 Agustus 1966, dan Senin, 22 Agustus 1966. Secara panjang dan lebar, Gie menjelaskan duduk persoalan yang terjadi di China dengan fokus pandangan dari sisi kebebasan intelektual.

Editor: Yohan Wahyu
Bagikan
Memuat data..