logo Kompas.id
RisetKajian DataRindu Makanan Kampung Tak Perlu Pulang Kampung

Rindu Makanan Kampung Tak Perlu Pulang Kampung

Larangan mudik tidak menghambat untuk menikmati kuliner kampung halaman. Melalui jasa ekspedisi, makanan khas Lebaran bisa menjadi obat rindu kampung halaman. Bisnis makanan dan minuman juga menggerakkan perekonomian.

Oleh MB Dewi Pancawati
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/AGUS SUSANTO

Penjual merangkai janur menjadi anyaman untuk ketupat di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (9/5/2021).

Lebaran didorong bisa menjadi momentum untuk meningkatkan konsumsi masyarakat agar ekonomi semakin tumbuh, terutama saat pandemi ini. Di tengah kebijakan larangan mudik, menjamurnya bisnis makanan dan peningkatan layanan jasa pengiriman membuat kerinduan pada makanan kampung halaman bisa terobati tanpa harus pulang kampung.

Lebaran tanpa mencicipi makanan khas kampung halaman rasanya kurang afdal. Selain bersilaturahmi dengan keluarga, tujuan lain masyarakat berbondong-bondong melakukan tradisi mudik Lebaran ialah untuk berwisata kuliner, memuaskan kerinduan akan makanan khas daerah yang tidak dijumpai di perantauan. Namun, larangan mudik pada Idul Fitri 1442 Hijriah yang masih dalam kondisi pandemi Covid-19 memupuskan kerinduan tersebut.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Yohan Wahyu
Bagikan
Memuat data..