logo Kompas.id
RisetLinimasaBuruh, Katalisator atau Komoditas Politik? (Bagian Kedua)

Buruh, Katalisator atau Komoditas Politik? (Bagian Kedua)

Ketidakstabilan ekonomi hingga transisi kuasa berdampak pada eksistensi dan pengekangan gerakan buruh. Dengan jejak sejarah yang panjang, sulit melepaskan posisi buruh dalam kancah politik nasional.

Oleh Dedy Afrianto
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA

Sebuah mikrofon disiapkan agar perwakilan buruh dapat menyampaikan pendapatnya saat beraudiensi dengan perwakilan pemerintah di halaman Kantor Wali Kota Semarang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (1/5/2021).

Kesulitan ekonomi hingga konflik politik berdampak pada posisi dan eksistensi buruh. Secara perlahan, buruh diposisikan sebagai subyek pasif dalam dialektika politik Orde Baru sebelum akhirnya mencoba memainkan peran sebagai katalisator politik pada era Reformasi.

Sejak dekade 1960-an, posisi buruh perlahan mulai termarjinalkan di tengah kemelut politik yang terjadi. Ketidakstabilan ekonomi hingga transisi kuasa berdampak pada eksistensi dan pengekangan gerakan buruh.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Yohan Wahyu
Bagikan
Memuat data..