logo Kompas.id
RisetLinimasaRamadhan dan Siasat Politik Pemerintah Kolonial

Ramadhan dan Siasat Politik Pemerintah Kolonial

Sejarah merekam Ramadhan menjadi momen yang dinantikan oleh warga berabad-abad silam. Ramadhan juga dimanfaatkan oleh pemerintah kolonial untuk memuluskan ragam siasat politik.

Oleh Dedy Afrianto
· 1 menit baca
Memuat data...
KOLEKSI ISTANA NEGARA

Lukisan ”Penangkapan Pangeran Diponegoro” karya Raden Saleh buatan tahun 1857 dengan ukuran 112 cm x 178 cm. Pangeran Diponegoro ditangkap beberapa hari setelah selesai menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Sama seperti saat ini, Ramadhan adalah momen yang dinantikan oleh masyarakat Indonesia sejak berabad-abad silam setelah berkembangnya Islam di Kepulauan Nusantara. Momen ini terkadang juga dimanfaatkan oleh pemerintah kolonial untuk memuluskan ragam siasat politik.

Puasa bukanlah tradisi baru bagi masyarakat Indonesia. Sebelumnya, kebiasaan untuk menahan diri dari makan, minum, atau segala sesuatu yang disukai telah dilakukan pada era autokrasi atau kerajaan.

Editor: Yohan Wahyu
Bagikan
Memuat data..