logo Kompas.id
RisetLinimasaMendorong Metode Baru Penanganan Sampah Medis Covid-19

Mendorong Metode Baru Penanganan Sampah Medis Covid-19

Di tengah pandemi, limbah medis banyak berasal dari penggunaan alat pelindung diri, seperti masker sekali pakai dan jarum suntik dari vaksinasi. Pengelolaan limbah medis ini menjadi tantangan tersendiri.

Oleh Susanti Agustina S
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/AGUS SUSANTO

Limbah medis berupa alat pelindung diri (APD) yang akan dibakar di sekitar pemakaman dengan protokol Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Selasa (12/6/2020). 

Pandemi Covid-19 belum usai. Limbah medis akibat penanganan Covid-19 pun terus bertambah. Sampah atau limbah medis tidak hanya dihasilkan dari aktivitas fasilitas kesehatan, tetapi juga dari penggunaaan alat pelindung diri, seperti masker sekali pakai dan jarum suntik dari vaksinasi.

Kondisi ini mengakibatkan perlunya penanganan yang cepat dan tepat terhadap sampah medis Covid-19. Pengembangan metode-metode baru dalam pengolahan sampah medis menjadi kian mendesak.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Yohan Wahyu
Bagikan
Memuat data..