logo Kompas.id
RisetLinimasaKisah Dua Dekade Sjamsul Nursalim

Kisah Dua Dekade Sjamsul Nursalim

Keputusan KPK mengeluarkan SP3 terhadap kasus Sjamsul Nursalim menjadi antiklimaks di tengah penantian publik terhadap penuntasan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia. Buah dari revisi terhadap UU KPK.

Oleh Dedy Afrianto
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/DANU KUSWORO

Sjamsul Nursalim

Komisi Pemberantasan Korupsi memutuskan untuk menghentikan penyidikan kasus Sjamsul Nursalim sekaligus mengakhiri kelumit kisah yang terukir selama lebih dari dua dekade. Kisah ini menjadi antiklimaks di tengah penantian publik terhadap penuntasan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia.

KPK pada 31 Maret lalu akhirnya memutuskan untuk menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) terkait kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang melibatkan Sjamsul Nursalim beserta istrinya, Itjih Sjamsul Nursalim. Keputusan ini cukup mengejutkan mengingat besarnya energi yang dihabiskan untuk mengusut kasus yang diduga merugikan negara sebesar Rp 4,58 triliun.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Yohan Wahyu
Memuat data..