logo Kompas.id
RisetSurveiMengelola Konflik di Partai Politik

Mengelola Konflik di Partai Politik

Konflik di partai politik menjadi indikator perlunya pembenahan tata kelola kepartaian. Kegagalan dalam mengelola konflik di parpol berpotensi merusak soliditas, menurunkan citra partai, dan menggerus pemilih loyal.

Oleh Eren Marsyukrilla/ Litbang Kompas
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/HERU SRI KUMORO

Lambang-lambang partai politik peserta pemilu ditampilkan dalam sebagian materi refleksi penyelenggaraan pemilu serentak 2019 di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Persoalan yang terjadi di tubuh partai politik sejatinya urusan rumah tangga yang harus diselesaikan  dengan mekanisme internal. Berlarutnya kekisruhan di ruang domestik partai, apalagi menjalar menjadi polemik di publik, tentu akan menjadi beban berat bagi partai tersebut.

Bagi partai politik, konflik dalam organisasi akan mendatangkan banyak kerugian. Tak hanya persoalan soliditas kader yang terdampak, perpecahan internal juga akan menimbulkan efek negatif bagi aspek elektoral partai.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Antony Lee
Memuat data..