logo Kompas.id
RisetKajian DataTantangan Tiada Henti Pekerja Muda di Masa Pandemi

Tantangan Tiada Henti Pekerja Muda di Masa Pandemi

Covid-19 dan adaptasi teknologi digital mengubah tatanan pasar tenaga kerja yang memberikan tantangan ganda bagi pekerja usia muda.

Oleh Debora Laksmi Indraswari
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO

Sekumpulan manusia silver menumpang truk tronton untuk berpindah lokasi mengamen di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (16/1/2021). Pandemi Covid-19 menyebabkan jumlah pengangguran meningkat. Warga harus memutar otak untuk dapat bertahan hidup, termasuk mengamen dengan menjadi manusia silver.

Dua tantangan besar dialami pekerja muda saat pandemi Covid-19. Pekerja usia muda lebih rentan menganggur dan mendapat upah lebih rendah. Di sisi lain, kaum muda harus menghadapi percepatan adopsi teknologi yang berdampak terhadap perubahan pasar tenaga kerja.

Dari laporan itu disebutkan bahwa pekerja pada kelompok usia muda yaitu 15-24 tahun adalah yang paling terdampak pandemi. ILO memperkirakan pandemi menyebabkan 8,7 persen kelompok muda kehilangan pekerjaannya.  Sementara pada kelompok pekerja dewasa (lebih dari 25 tahun), hanya 3,7 persen yang kehilangan pekerjaan. Perhitungan tersebut berdasarkan persentase tenaga kerja yang kehilangan pekerjaannya dibandingkan total tenaga kerja pada permodelan tidak terjadi pandemi.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Toto Suryaningtyas
Memuat data..