logo Kompas.id
RisetDua Klan Politik Dominasi Pilkada Batanghari

Dua Klan Politik Dominasi Pilkada Batanghari

Masyarakat Batanghari perlu menilai kualitas calon kepala daerah dengan memperhitungkan berbagai persoalan yang menonjol di kabupaten itu. Pemimpin yang kapabel dan memiliki program terbaik harus menjadi pilihan.

Oleh Wirdatul Aini
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/IRMA TAMBUNAN

Pekerja tambang minyak ilegal di Bajubang, Kabupaten Batanghari, Jambi, 12 November 2019, sedang beristirahat. Aktivitas tambang minyak ilegal yang marak di Batanghari menyebabkan  lingkungan tercemar oleh sisa-sia minyak.

Persaingan dua klan politik dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Batanghari disinyalir akan menjadi kunci. Dua pasangan calon bertumpu pada jaringan modal sosial politik yang sudah terbangun selama ini. Pilkada makin hangat oleh munculnya tawaran kepemimpinan alternatif dari kubu nonklan politik.

Pertarungan tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati di Batanghari disinyalir bakal berlangsung ketat. Dua calon bupati berasal dari kerabat dekat dua klan politik yang selama ini mewarnai panggung politik di Batanghari. Keduanya ialah klan Abdul Fattah dan klan Syahirsyah.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: A Tomy Trinugroho
Memuat data..