logo Kompas.id
RisetPertaruhan Dominasi Banteng di Surabaya

Pertaruhan Dominasi Banteng di Surabaya

Pilkada Surabaya yang baru pertama kali ini berlangsung tanpa diikuti petahana memberikan indikasi ketiadaan sosok yang begitu kuat serta dominan di mata pemilih. Selain itu, PDI-P akan benar-benar diuji sekarang.

Oleh Yohan Wahyu
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Bahana Patria Gupta

Terminal Joyoboyo di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (7/10/2020). Surabaya tahun ini menggelar pemilihan kepala daerah.

Pemilihan wali kota dan wakil wali kota Surabaya tahun ini terbilang lebih seru dibandingkan dengan pilkada sebelumnya. Ketiadaan petahana dan terjadinya kristalisasi dukungan kepada pasangan calon menjadi sinyal menariknya kontestasi di Surabaya. Pilkada ini juga menjadi pertaruhan bagi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang menjadi juara bertahan dalam setiap pilkada di kota itu.

Pilkada Surabaya yang baru pertama kali ini berlangsung tanpa diikuti petahana memberikan indikasi ketiadaan sosok yang begitu kuat serta dominan di mata pemilih. Padahal, dalam tiga pilkada sebelumnya, sosok petahana begitu kuat dan mengakar. Sosok yang kuat ini didukung mesin politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang menjadi satu-satunya partai pengusung petahana dan terbukti sukses memenangi ketiga pilkada.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: A Tomy Trinugroho
Memuat data..