logo Kompas.id
RisetKajian DataSumber Baru Pendapatan Cukai

Sumber Baru Pendapatan Cukai

Alasan kesehatan dan dampak negatif bagi lingkungan menjadi landasan pengenaan cukai.

Oleh GIANIE
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/ALIF ICHWAN

Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah) didampingi Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi (kiri) dan Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi mengadakan konferensi pers seusai rapat membahas Tim Reformasi Perpajakan serta Tim Penguatan Reformasi Kepabeanan dan Cukai di Jakarta, Selasa (20/12/2016).

Dalam upaya optimalisasi penerimaan perpajakan, pemerintah melakukan ekstensifikasi barang kena cukai baru dalam perekonomian. Setelah pernah mencuat pada 2017, pemerintah bersama DPR mulai membahas pengenaan cukai terhadap kantong plastik sekali pakai.

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai, saat ini baru ada tiga kategori barang yang dikenai cukai. Ketiga kategori barang tersebut adalah etil alkohol, minuman yang mengandung etil alkohol, dan hasil tembakau.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Memuat data..