logo Kompas.id
RisetImpian Manusia Hidup Selamanya

Impian Manusia Hidup Selamanya

Peningkatan angka harapan hidup membawa semangat manusia untuk melampaui usianya. Perkembangan teknologi turut menjembatani mimpi besar itu. Namun, di sisi lain, manusia tetap berhadapan dengan kematian yang niscaya.

Oleh
YOHANES MEGA HENDARTO
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/6m1160sq0ElNoxDwQGMn3nlU39o=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F09%2Feb1cfc06-d5bb-4562-86ee-c9e04677b810_jpg.jpg
Kompas/Hendra A Setyawan

Sophia, robot yang didukung dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang diaktifkan pada 2016 dan diciptakan oleh perusahaan Hanson Robotics yang berbasis di Hong Kong, bersiap melakukan wawancara khusus dengan media pada CSIS Global DIalogue 2019 di Jakarta, Senin (16/9/2019). Robot Sophia disebut memiliki kemampuan mengekspresikan puluhan ekspresi wajah manusia.

Penghitungan angka harapan hidup dari Departemen Sosial dan Ekonomi PBB membuktikan tiap periode tahunnya terjadi peningkatan usia. Temuan ini menyisakan sebuah kemungkinan bahwa usia rata-rata manusia dapat menembus ke angka ratusan, ribuan, bahkan tak terhingga. Tentu saja, dibutuhkan jutaan hingga miliaran tahun untuk mencapainya.

Adanya kemungkinan inilah yang kemudian menggerakkan manusia untuk mewujudkan mimpi hidup selamanya. Dengan kemampuan akal budi dan teknologi, kemungkinan tersebut mungkin saja dapat terpenuhi tanpa harus membutuhkan waktu yang sangat lama.

Editor:
Bagikan